GET SUCCESS BY ''DUIT''
Copas dari tetangga...
Setiap orang memiliki keinginan, impian, cita-cita dan cara untuk menggapai semuanya. Nah dari situlah muncul beragam tips menggapai ''kesuksesan''. Kali ini secara golobal saya akan membahas sebuah rumus tentang kesuksesan. Rumus sukses yang akan saya bahas cukup simpel karena mencakup empat jalan yang harus kita tempuh untuk menggapai keberhasilan, yang kita singkat menjadi ''DUIT''.
Setiap orang memiliki keinginan, impian, cita-cita dan cara untuk menggapai semuanya. Nah dari situlah muncul beragam tips menggapai ''kesuksesan''. Kali ini secara golobal saya akan membahas sebuah rumus tentang kesuksesan. Rumus sukses yang akan saya bahas cukup simpel karena mencakup empat jalan yang harus kita tempuh untuk menggapai keberhasilan, yang kita singkat menjadi ''DUIT''.
DO'A
Ini adalah hal yang pertama kali
kita kerjakan, dalam konteks yang lebih luas, do'a bisa disebut ibadah alias mengabdikan
diri pada Allah. Semua harapan dan cita-cita yang kita impikan harus kita start dari Allah. Gimana enggak, kalau
belum apa-apa kita udah lupa sama Sang Pemilik cita-cita itu sendri, apa
mungkin Dia akan menurunkan rahmat berupa kesuksesan pada kita?. Jadi secara
otomatis, do'a adalah tiang penyokong pertama alias pondasi yang bakal menjadi
titik awal perjalanan kita menuju kesuksesan. Selain itu do'a juga mampu
memberikan kita sugesti serta dorongan yang besar, karena secara tidak langsung
kita merasa Allah telah melindungi kita di belakang sehingga ke depannya kita
bisa lebih tenang. Kita sering merasakan atmosfer ujian membuat kita memperbanyak
ibadah, ini namanya musiman, tapi itu masih termasuk baik dari pada tidak...
USAHA
Pepatah mengatakan ''Do'a tanpa
usaha itu omong kosong, usaha tanpa do'a itu sombong'' ini menunjukan sebuah
hubungan yang saling melengkapi antara do'a dan usaha. Ada yang mengatakan bahwa
dalam skema sukses itu do'a memiliki presentase hingga 75 persen sedangkan 25
persen sisanya adalah usaha. Untuk para pelajar, belajar malam bisa jadi
contoh, jadi kalau sudah musim ujian sedikitkanlah waktu tidur. Gunakan 1/3 waktu
tidur kita untuk menambah waktu belajar, 1/3 lainnya untuk sholat malam (Do'a),
dan 1/3 sisanya untuk istirahat secukupnya Insya Allah cara ini bakal mujarab
kalau kita ingin melaksanakannya dengan sungguh- sungguh.
ISTIQOMAH
Do'a dan usaha adalah kunci awal
yang sudah kita lengkapi, sekarang bagaimana caranya kita menghindari yang
namanya semangat musiman yang datang setengah-setengah. ''Jangan bosan-bosan
jadi orang baik'', kata Trimurti yang hampir selalu kita dengarkan. Ini adalah
gambaran singkat tentang istiqomah, dimana kita harus konsisten dengan apa yang
kita lakukan sebelumnya. Allah sangat menghargai sifat istiqomah ini. Jika kita
berjualan bakso contohnya, jangan berhenti berdagang bakso karena tidak laku
dalam kali pertama kita berdagang. Orang lain (calon pembeli) tidak membeli
bakso kita itu mungkin karena belum tahu lezatnya bakso kita. Maka teruslah
berdagang sambil meningkatkan kualitas bakso dan service kita. Contoh lain, sholat tahajjud 2 rakaat yang dilakukan
terus menerus tiap malam lebih baik dari 10 rakaat tapi tidak konsisten, alias
Cuma sekali-sekali. Nah, jadi sekarang jangan bosan-bosan berdo'a dan berusaha
karena Allah akan melihat kadar usaha seseorang dari proses yang dia jalani.
TAWAKKAL
Setelah kita menjalani segala
toriqoh di atas, inilah puncak kerelaan kita atas segala apa yang akan Allah
berikan atas usaha kita. Percayalah kalau Allah akan memberikan kita setara
dengan apa yang telah kita usahakan. Kalau sudah sukses, jangan lantas
berbangga diri. Sujud syukur adalah ekspresi paling mulia atas kepuasan kita.
Kalau gagal jangan segera menyalahkan segalanya apalagi diri sendiri, mencoba
instrospeksi diri adalah reaksi terdahsyat dari sebuah kegagalan, sudah
pantaskah kita mengecap manisnya keberhasilan?, sudah cukupkah usaha kita untuk
mencapai yang kita cita-citakan?
Selamat mencoba...
No comments:
Post a Comment