Delapan Kebiasaan Baik

Beberapa kebiasaan baik yang bisa kita terapkan dalam kehidupan
sehari-hari. Kebiasaan-kebiasaan ini terkait dengan gaya hidup sehat yang
Rasulullah telah contohkan. Kebiasaan ini tak semata-mata hanya untuk jasmani
saja, namun akan mempengaruhi kondisi spiritual kita. Seperti kata pepatah,
“mensana in corpore sano/di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat”.
Dengan tubuh yang sehat, tentu kita dapat dengan nyaman dalam melakukan ibadah
dan kegiatan kita yang lain, terhindar dari penyakit, dan mengurangi biaya
kesehatan kita. Kebiasaan in dapat dengan mudah kita lakukan dan seiring waktu
akan menjadi gaya hidup.
Kebiasaan
tersebut adalah:
1. Bangun di pagi hari
Bangun di pagi hari bagi sebagian orang adalah sebuah keberatan karena
hangatnya selimut dan empuknya kasur masih begitu menggoda, sehingga enggan
untuk beranjak darinya. Tak berlebihan rasanya agama (islam) menyuruh agar kita
bangun di waktu subuh, bahkan sebelum itu, waktu dini hari sekitar pukul empat
pagi adalah waktu yang baik untuk bangun tidur. Di pagi yang dingin kita
disuruh untuk langsung bersentuhan dengan air wudhu atau menghirup udara segar.
Tak
hanya itu, dalam dunia kedokteran diketahui bahwa kebiasaan ini membawa manfaat
yang cukup besar. Penelitian mutakhir dalam ilmu medis barat telah mengungkap
manfaat kebiasaan bangun pada waktu subuh. Ditemukan bahwa pada dini hari
sekitar pukul 03.00 sampai 05.00 terjadi proses detoksin (pembuangan zat racun)
di bagian paru-paru. Oleh karena itu, biasanya selama durasi waktu ini
penderita batuk akan akan mengalami batuk yang hebat. Ini karena proses
pembersihan (detoksin) telah mencapai saluran pernapasan. Penelitian ini
menegaskan bahwa penjagaan pola makan dan pengaturan aktivitas sesuai dengan
waktu metabolisme tubuh sangat penting agar kita dapat melakukan penyerapan dan
pembuangan zat-zat yagn tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.
Subuh merupakan waktu yang tepat untuk proses terapi sistem pernapasan pada
rongga dalam paru-paru. Ini sesuai dengan waktu pagi hari karena pada saat itu
udara masih bersih.
2. Tidak tidur setelah subuh
Banyak
dari kita yang kembali memanfaatkan waktu setelah shalat subuh dengan tidur
kembali hingga terbit matahari dengan berbagai alasan, biasanya karena malamnya
begadang atau setelah melakukan pekerjaan yang berat seharian kemarin. Apapun
alasannya ternyata tidur ini sangat tidak baik.
Tak perlu diragukan lagi apa yang telah dinasihatkan oleh orang tua-tua kita
dahulu bahwa jika kita masih tidur sedang matahari telah terbit maka rejeki
kita akan diambil ayam. Salah satu hadits nabi juga mengatakan bahwa tidur di
pagi hari mencegah rizki. Bisa jadi rezeki itu adalah nikmat udara yang masih
bersih yang kita dapatkan, ataupun dalam bentuk rezeki di dunia dalam bentuk
uang. Banyak cerita dari orang-orang sukses bahwa semua itu mereka awali dari
beraktifitas sejak setelah subuh.
Ada baiknya jika waktu ini kita manfaatkan untuk belajar, baik itu belajar Al
Qur’an atau pelajaran di sekolah dan di kampus. Pada waktu ini otak kita sedang
dalam keadaan fit dan ready untuk diajak belajar. Atau kita manfaatkan dengan
bekerja, maka rezeki yang telah dijaminkan oleh Allah dapat kita peroleh dengan
mudah.
3. Mandi dua kali sehari (pagi dan sore)
Berapa
kalikah kita mandi dalam sehari? Jangan-jangan kita sengaja mengabaikan mandi
jika kita bangun agak siang atau sedang libur.
Islam sangat mengajarkan kita agar mencintai kebersihan, baik itu kebersihan
lahir ataupun batin. Kebersihan lahir dapat dijaga dengan mandi teratur, wudhu,
dan sebagainya. Rasulullah lah yang mengenalkan mandi jauh sebelum peradaban
Eropa yang dikatakan maju itu mengenal mandi, bahkan dalam sejarah disebutkan
di Istana Catherine de Medici, istana raja-raja Spanyol, dan di istana
versailles milik penguasa Perancis itu tidak memiliki kamar mandi.
Besarnya manfaat perintah Nabi Muhammad saw untuk mandi bagi kesehatan dan
kebahagiaan seseorang dapat dilihat dari uraian Prof. Jamieson (1947), “Mencuci
badan dan mandi sungguh bermanfaat, tidak saja untuk membersihkan, tetapi juga
untuk menguatkan kulit dan menyegarkan badan serta merangsang alat-alat
pencernaan dalam pertukaran-pertukaran zat. Menguatkan kulit adalah suatu
keharusan yang penting sebab kulit yang kuat akan menangkal sejumlah penyakit,
seperti pilek, radang tenggorokan, batuk, radang paru-paru, radang selaput
paru-paru, dan TBC. Salah satu cara untuk menguatkan kulit adalah setiap hari
membasahi atau menyapu kulit badan dengan air dingin. Rangsangan terhadap kulit
secara langsung mempengaruhi urat-urat darah dan otot-otot kulit”.
Jadi
mandi tak hanya sekedar ketika kita akan pergi ke kampus atau sekolah, atau
pergi kondangan dan acara-acara lain. Mandi secara teratur dapat menguatkan
sistem penangkal penyakit kita melalui kulit yang sehat.
4. Tidur siang selama satu jam
Istirahat
di siang hari ketika menjelang zuhur atau setelah zuhur selama kurang lebih
satu jam dapat mengistirahatkan tubuh untuk sejenak karena waktu zuhur adalah
puncak kepenatan akibat aktivitas kita. Setelah melakukan shalat zuhur sebagai
bentuk relaksasi, ditambah dengan tidur siang sejenak, maka tubuh akan kembali
ke kondisi segar dan siap untuk beraktivitas kembali.
Nabi Muhammad saw juga memperbolehkan dan menganjurkan kita untuk tidur siang
sejenak agar dapat bangun di waktu pagi dengan segar untuk melaksanakan shalat
tahajud.
5. Makan tidak berlebihan
Salah
satu kebiasaan baik yang akan memelihara tubuh yaitu makan secukupnya. Sesuai
dengan anjuran Nabi, “Makanlah sebelum lapar dan sudahi sebelum kenyang”.
Lambung dan alat-alat pencernaan kita bisa diibaratkan sebagai sebuah mesin
yang jika diisi melebihi kapasitasnya akan mengalami kendala, bahkan kerusakan.
Terkadang nafsu makan dan ambisi kita membuat kita ingin mengisi perut sampai
kenyang. Padahal seyogyanya lambung tak hanya berisi makanan saja agar dapat
dicerna dengan baik. Bahkan Nabi juga mengingatkan agar mengisi 1/3 perut kita
dengan makanan, 1/3 udara, dan 1/3 lagi adalah air minum. Dengan komposisi ini
perut kita dapat dengan mudah dan lancar untuk mencerna makanan kita. Berikut
akibat jika salah satu komposisi ini tidak seimbang,
- Kelebihan air dalam lambung akan menyebabkan makanan terlalu cepat untuk
dicerna lambung dan usus sehingga penyerapan sari-sari makanan menjadi tidak
optimal karena terlalu cepat disampaikan ke saluran pembuangan
- Kelebihan makanan akan menyebabkan lambung menjadi macet dan pencernaan
makanan memakan waktu lebih lama, tentu ini akan memberatkan kerja lambung dan
usus akan kesulitan mengubah menjadi sari-sari makanan, lalu di saluran
pembuangan sisa-sisa pencernaan tadi menjadi terlalu keras
- Kelebihan udara akan menyebabkan perut kita sebah dan kembung, yaitu kondisi
tidak nyaman pada lambung seperti orang masuk angin. Pencernaan makanan menjadi
tidak stabil karena kelebihan udara dalam saliran pencernaan akhirnya membuat
kita menjadi sering buang angin dan bersendawa.
Makan
terlalu banyak (sampai kenyang) tidak baik bagi tubuh, dan juga bagi alat-alat
pencernaan kita. Terlalu banyak makan juga akan mendatangkan berbagai macam
penyakit.
6. Tidak tidur setelah ashar
Waktu
setelah ashar ini sangat begitu menggoda bagi kita untuk beristirahat (dalam
artian tidur) karena letih dan tidak sempat tidur siang. Namun, ternyata tidur
ini tidak sehat dan tidak disukai oleh Rasulullah.
Rasulullah melarang kita tidur setelah ashar karena akan menyebabkan malas dan
tubuh menjadi lemas sehingga membuat kita terkadang melewatkan shalat maghrib
karena malas untuk bangun. Nabi menyuruh kita agar pada waktu-waktu menjelang
maghrib dengan memperbanyak zikir dan mengingat Allah karena pada waktu itu
setan mulai bergerak untuk menggoda manusia-manusia.
Ada baiknya waktu ini kita manfaatkan untuk berjalan-jalan atau beristirahat
(tapi tidak tidur) dengan membaca buku atau menyiram bunga. Menurunnya suhu
pada waktu ini juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan relaksasi untuk
menyegarkan tubuh dan pikiran kita dari kepenatan sembari menunggu waktu
maghrib tiba.
7. Minum air delapan gelas sehari
Konsumsi
ini tak sekedar untuk menghilangkan haus, tapi juga memenuhi kebutuhan tubuh
akan air setelah kehilangan air dari tubuh sewaktu beraktifitas, baik itu
melalui keringat atau air seni. Dengan pemenuhan kebutuhan air dalam tubuh,
darah juga dapat dengan lancar membawa sari makanan dan oksigen serta membuang
sisa-sisa makanan melalui penyaringan di ginjal. Kerja ginjal akan mudah karena
peredaran darah lancar.
Kekurangan
konsumsi air biasanya akan mengganggu kinerja ginjal, biasanya ditandai dengan
sakit di daerah pinggang bagian bawah (tepat di dekat ginjal) atau pegal di
sekitar tengkuk dan bahu, serta membuat kita sering kesemutan karena peredaran
darah terganggu. Darah memerlukan kondisi yang encer agar dapat dengan mudah
melalui pembuluh darah di seluruh tubuh.
Kekurangan air akan menyebabkan tubuh kita mengalamai dehidrasi. Kondisi ini
akan membuat tubuh kita menjadi lemah dan ion-ion tubuh berkurang.
Konsumsi
air yang cukup juga akan membuat kulit kita terlihat cerah dan lembab, membuat
kita terlihat awet muda. Air juga akan melarutkan kotoran-kotoran di wajah kita
sehingga konsumsi air secukupnya dapat membuat wajah kita bersih tanpa harus
facial mahal di salon.
8. Tidur malam selama enam sampai delapan jam
Istirahat
malam selama kurang lebih enam jam telah cukup untuk membuat tubuh kita rileks
sehingga ketika bangun kita dalam keadaan fit dan segar. Kekurangan waktu
istirahat biasanya akan berakibat ketika kita bangun, biasanya dengan keadaan
kuyu, mata kering dan perih, dan terasa malas sekali untuk beranjak dari tempat
tidur. Sementara kantung mata kita akan bertambah hitam dan tebal. Tentu
keadaan ini akan sangat tidak nyaman, terutama bagi remaja putri yang akan
mengganggu penampilan mereka.
Tidur dangan waktu yang cukup juga membuat tubuh kita dapat reload dengan
sangat baik. Jika kekurangan tidur, maka kondisi tubuh kita yang belum fit akan
bertambah penat karena tubuh belum sempat berada dalam kondisi 100%. Hal ini
tentu akan mempengaruhi stamina untuk beraktifitas hari ini.
Demikian
beberapa kebiasaan baik yang jika dilakukan akan membawa kesehatan bagi tubuh
kita. Sebagian merupakan kebiasaan yang sangat sulit untuk dilakukan, namun
dengan membiasakan diri maka menjadi dengan mudah dan kita senang hati untuk
melakukannya.
Source:
Keajaiban Shalat Menurut Ilmu Kesehatan China. Lukman Hakim Setiawan, Bandung
Shalat is fun. Doel Wahab, Bandung
No comments:
Post a Comment